Monyet dan Kelinci

 

Pada suatu hari,monyet dan kelinci sedang duduk di pinggir sungai.kelinci suka mendengarkan cerita monyet.tapi satu hal,kelinci merasa terganggu dengan gerakan menggaruk garuk monyet saat berbicara. Ia menggaruk garuk kepalanya, rambut di dagu nya, menggaruk tangan kanan dan kiri.

Monyet pun suka mengobrol dengan kelinci. Kecuali satu hal. Monyet sering terganggu dengan gerakan mengendus, menggerakkan hidung, menggerakkan kupingnya dari sisi satu ke sisi lain.

 

Pada suatu kesempatandi pinggir sungai, kelinci dan monyet seperti biasa sedang saling bercerita, lalu monyet sudah tidak tahandengan gerakan mengendus kelinci, lalu dengan tidak tahan monyet memprotes “kelinci mengapa kamu suka mengendus endus seperti itu aku tidak suka tau,kalau kamu terus seperti itu aku tidak mau dekat dekat dengan mu lagi.” Kelinci menjawab “maafkan aku monyet aku memang dari dulu seperti ini,tapi aku juga tidak suka dengan gerakkan menggaruk garuk mu itu”,monyet menyentak “ yasudah kalau begitu aku tidak mau berteman dengan mu lagi!!!”, “yasudah!!!!”jawab kelinci

Mereka pergi meninggalkan sesama

 

Dirumah monyet

Saat monyet sampai rumah ia langsung bertanya ke ayahnya “ayah mengapa kita selalu menggaruk garuk tubuh kita”, ayah monyet menjawab “kita seperti ini dari dulu sejak zaman nenek moyang anakku”, “ ooo…. Jadi kita begini sudah dari dulu,lalu ayah mengapa kelinci suka mengendus endus?”,Tanya monyet “itu juga sama seperti kita dari dulu kelinci sudah seperti itu nak” jawab ayah monyet “mengapa kamu bertanya soal kelinci?” Tanya ayah monyet,monyet pun menjawab “aku bertengkar dengan kelinci,ayah, karena aku terganggu karena kelinci suka mengendu endus dan kelinci terganggu karena aku suka menggaruk garuk”jawab monyet, ayah monyet menasehati “oooo…. Jadi seperti itu, mulai sekarang kamu tidak boleh mengejek masalah kebiasaan yang diturunkan oleh para pendahulu , dan sekarang ayah ingin kamu minta maaf ke kelinci sekarang juga”, “iya ayah” jawab monyet

 

Saat sampai rumah kelinci

Tok tok tok “kelincii oh kelinci” kelinci pun membuka pintunya dan berkata “ada apa monyet kau kesini” “kelinciii…. Maaf kan aku karena aku mengejek mu aku berjanji akan tidak mengejek masalah turunan lagi, maafkan aku ya…..”maaf monyet. “aku juga minta maaf monyet” maaf kelinci “ jadi kita bisa berteman lagi ya” Tanya kelinci “ siap”jawab monyet serentak.

Sejak saat itu monyet dan kelinci hidup bersahabat selamanya dan tidak mengejek sesama hewan lagi

 

Apa makna yang kalian ambil dari cerita diatas?jelaskan?

tulis di kolom komentar ya

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *