Suamiku (tak) romantis

suamiku (tak) romantis
yang bisa membuaiku dengan kata puitisnya
hanya bisa mencium kening dan pipiku sebelum berangkat kerja

suamiku (tak) romantis
yang bisa melenakanku dengan kiriman bunganya
hanya selalu memelukku saat tidur untuk melepas lelahnya

suamiku (tak) romantis
yang bisa membius hatiku dengan hadiah mahalnya
hanya tak pernah lupa memberiku nafkah di siang dan malamnya

dia….bukan hanya suamiku
tapi guru yang mengajariku menjadi bunda sholihah
yang mampu merangkul anak-anak
bukan sekedar menyuruh apalagi membentak

dia….bukan hanya suamiku
tapi imam yang selalu mengajak
menggapai bahagia dunia akhirat

dia….bukan hanya suamiku
tapi ayah idaman anak-anakku
yang selalu bisa menyiasati waktu
bermain dan belajar bersama mereka

Suamiku (tak) romantis
Tak bisa menjadi pujangga
Hanya mampu menjadi suami, guru, imam dan ayah

Cairo, 12 Maret 2018
11.23 CLT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *