Postingan Krucils

Permata dari permata hatiku

Aku suka liat postingan Marwa Muhlashon dan Iqbal Faizy ini. Aku senang mereka berdua mulai bisa mengolah kata, menulis apa yang mereka rasakan. Karena tak semua orang punya kemampuan ini. Kompetensi menulis tak akan terasah jika tanpa didahului kompetensi membaca. Maka tak heran jika wahyu pertama rasul adalah kata “Iqro’ “.

Dalam wilayah keluarga kami, Abi tak henti dan tak lelah memotivasi anak² untuk banyak membaca, sampai memberi reward jika sudah mengkhatamkan satu buku. Itu beberapa bulan lalu.

Sekarang, yang sedang digalakkan Abi adalah menulis. Anak-anak dimotivasi menulis apapun bahkan sampai membuat website www.beitna.net sebagai wadah menulis kita sekeluarga. Berhubung website masih dalam proses, maka anak-anak disarankan menulis di fb dulu.

Dan inilah kreativitas mereka. Tulisan sederhana khas anak-anak. Meski bertema sama, tentang mainan favorit mereka saat ini, rubik. Tapi dengan model yang berbeda. Marwa dengan short storynya dan mas Iqbal dengan puisinya (ketularan bundane 😉).

Marwa memang suka menulis-nulis cerita sangat pendek (kadang juga blm tuntas 😅). Saat kulihat catatan mapel bahasa indonesianya…lebih banyak tentang mengarang cerita dan menjawab pertanyaan. Materi lainnya sangat sedikit, entah memang tanpa catatan entah gimana…wallahu a’lam 😂.

Kalau Iqbal, sejak mapel b.indo diampu langsung oleh kepsek SIC karena guru mapel b.indo purna tugas disini, kulihat lebih sering mendapat tugas membuat puisi, pantun bahkan gurindam. Dan dia bisa mengerjakan semua tugas itu sendiri. Awal-awal memang aku tunjukkan dulu hasil karyaku 😁. Aku ceritakan juga budayawan idolaku, Gus Mus (akhirnya diapun mengidolakan gus mus juga). Dan inilah jadinya…..iqbal mampu menulis puisi juga. Alhamdulillaahh….satu nikmat lagi yang harus aku syukuri.

Bukan cuma itu, Iqbal bahkan bisa membuat surat resmi lengkap dengan kop dan logo instansi fiktif hasil imajinasinya. Yang membuatku terpingkal saat aku membaca nama dirinya yang disandingkan dengan sederet gelar kebanggaan kaum akademisi. Semoga semua gelar itu kelak bisa kau raih dengan kesungguhan dan kerja kerasmu di kemjudian hari. Amin

Azam Ali Alghifary gimana ?. Semoga segera aku temukan permata indah dalam dirinya. Tugasku untuk tak lelah menyelami dan mengeskplor intelligence yang sudah Allah karuniakan padanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *